Oleh Ery Kurniasih
Kali ini Yisc bersama dengan KORMA (Komunitas Remaja Muslimah) mengadakan pelatihan Public Speaking yang di bimbing oleh Affan Ghiffari sebagai nara sumber. Acaranya dilangsungkan pada hari ahad 31 Agustus 2008 di Teras Aula lt. 3.
Berbicara didepan umum, untuk orang yang terbiasa memang akan terlihat mudah. Namun sesungguhnya banyak faktor didalam diri yang dirasakan, seperti ketika nara sumber menanyakan kepada para akhwat apa yang dirasakan ketika berbicara didepan umum? Jawabannya beragam seperti gugup, tegang, tidak percaya diri, takut persepsi orang lain, takut bila yang disampaikan tidak jelas. Dari semua alasan yang di sampaikan sebenarnya sumbernya adalah satu tidak percaya diri kemudian timbul ketakutan-ketakutan yang diciptakan sendiri hingga akhirnya tidak berani tampil di depan umum untuk berbicara.
Sebagai nara sumber, Affan Ghiffari berusaha menjelaskan dari awal mengenai bagaimana melatih dan hal-hal apa saja yang perlu dipelajari untuk dapat berbicara didepan umum.
First Impression
Communication face to face.
(Berkomunikasi tatap muka)
7% Verbal message comes from the word used. (7% pesan verbal dating dari kata-kata yang digunakan).
38% Vocal tone, pacing and inflection. ( 38% intonasi suara, penggunaan jeda dan infleksi).
55% of the message is transmitted by the speaker’s appearance and body language. (55% dari pesan di kirim oleh penampilan pembicara dan gerak tubuh).
Kita tidak akan pernah memiliki kesempatan kedua untuk membuat kesan baik. Cara kita berpakaian juga dapat mengirimkan pesan ke orang lain. Sehingga menyeimbangkan ketiga attribute di atas perlu agar penyampaian ide/topik yang ingin kita sampaikan kepada lawan bicara tersampaikan dengan baik.
Penampilan sangat penting, karena ini adalah awal dari orang lain melihat kita. Dalam waktu 30 detik…Setiap orang memiliki kesan yang berbeda berdasarkan dari apa yang mereka lihat secara keseluruhan.
Mengenai penampilan sendiri Pak Affan Giffari mendetailkan sebagai berikut:
Pakaian Anda
Style Rambut
Cara membawakan diri
Senyum
Dan yang lain adalah komunikasi non verbal anda.
Selanjutnya di selingi dengan quiz yang diperuntukkan untuk diri sendiri, quiz ini terdiri dari beberapa pertanyaan dengan menjawab True/False. Tujuan dari test ini adalah untuk mengukur sampai dimana kemampuan pemahaman mengenai konsep public speaking.
Keterampilan yang dibutuhkan dalam Public Speaking adalah:
Self Confidence (Percaya Diri)
Dealing with fear of Communication (Mengatasi rasa takut berkomunikasi)
Sebelum penyampaian lebih detil mengenai hal diatas, para akhwat kajian ini diajak untuk membentuk kelompok-kelompok kecil. Masing-masing peserta diberikan balon untuk kemudian di tiup sampai balon tersebut meletus dengan sendirinya.
Suasana menjadi ramai dengan teriakan kaget, ketika balon yang ditiup meletus dengan sendirinya.
Pesan dari simulasi balon ini adalah langkah awal untuk mengatasi ketakutan adalah menghadapi ketakutan itu sendiri. Takut bila balon yang ditiup meletus? Maka tiuplah balon tersebut sampai meletus. Langkah awalnya adalah mencoba.
Selanjutnya Pak Affan Giffari memberikan rumus formula untuk tampil Percaya diri. Rumusnya adalah sebagai berikut:
PT + PP x Action = SC
PT = Positive Thinking
Awalnya pembicara diharuskan untuk berpikir positif terhadap lawan bicara / audience. Yakinkan diri bahwa apa yang akan kita sampaikan adalah sesuatu yang baik.
PP = Potential Power
Bahwa ada potensi positif didalam diri kita yang ingin di berikan kepada para pendengar/audience.
Action = Action
Lihat di rumus itu ada pengalian untuk Action, ini maksudnya bahwa penyampain diperlukan tindakan berkali-kali. Bila satu kali tindakan untuk berbicara di depan umum ini tidak mendapat respond dengan baik jangan putus asa, karena itu adalah bagian dari proses untuk mendapatkan Percaya diri. Perbaiki dan coba kembali, sampai kemudian kita sebagai pembicara merasa nyaman dan penyampaian informasi tersampaikan dengan baik.
SC = Self Confidence / Percaya Diri.
Persiapan dan mempresentasikan pidato didepan umum memerlukan persiapan. Persiapan ini penting agar kita dapat berbicara didepan umum dengan baik. Pak Affan Giffari memberikan langkah – langkah yang perlu dipersiapkan sebagai berikut:
Steps in preparing & Presenting a Public Speech
Select your topic and purpose (Pilihlah topic anda dan tujuan)
Analyze your audience (Analisa pendengar anda)
Research your topic (lakukan research / pengumpulan data dari topic anda)
Formulate your thesis and major propositions (Formulasikan disertasi anda)
Organize your speech materials (Aturlah materi pembicaraan anda)
Word your speech (aturlah kata-kata anda)
Construct your introduction, conclusion and transition (Bangun perkenalan anda, kesimpulan dan transisi anda)
Rehearse your speech. (latihlah cara anda berpidato/berbicara)
Imajinasikan respond dari audience. Latihan bisa dilakukan didepan kaca atau berbicara sendiri. Latihan terhadap diri sendiri, karena bila anda sudah berada di depan dan berbicara itu akan menjadi moment penting anda.
Selanjutnya para peserta di minta untuk kembali membuat kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 10 orang, dan masing-masing berbicara untuk topik yang disediakan untuk dibawakan didepan pelatihan. Topik yang diajukan pada saat itu adalah (Indonesia, pariwisata, kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup). Dan dari kelompok kecil ini, dua orang untuk berbicara di depan peserta pelatihan selama tiga menit. Selanjutnya di koreksi oleh pak Affan Giffari. Saya sendiri mendapat giliran terakhir untuk maju berbicara didepan. Banyak koreksi yang saya dapat dari pak Affan Giffari, banyak pengulangan yang saya lakukan sehingga point – pointnya berlompat-lompat. Perlu dilatih terus.
Practice makes perfect – latihan akan membuatnya menjadi sempurna.
Sampai disini acara pelatihan ditutup dengan saling bersalaman untuk saling memaafkan, mengingat di hari senin kita sudah memasuki bulan Ramadhan.
Marhaban Ya Ramadhan, semoga amal ibadah kita dibulan ramadhan ini mendapat barokah dan diterima oleh Allah SWT.
Sumber:
http://yisc-alazhar.or.id/?q=node/228