Otnawsis
Pengunjung
|
 |
« pada: Januari 17, 2008, 09:30:59 » |
|
Materi pelatihan adalah rumusan pemikiran yang membicarakan dan menerangkan tentang suatu tema atau pokok bahasan dalam pelatihan. Setiap Instruktur Pembicara yang akan menyampaikan materi pelatihan diharapkan dapat memberikan naskah materi bahasan secara tertulis. Naskah ini memberi gambaran apa-apa yang akan disampaikan dalam session pelatihan yang diperuntukkan baginya. Sehingga dapat menjadi acuan bersama antara Pembicara, Pemandu dan Peserta dalam membicarakan tema materi.
Susunan naskah materi pelatihan mendeskripsikan pokok-pokok pembicaraan dan beberapa unsur penunjangnya. Deskripsi yang diberikan dapat diutarakan dalam bentuk global (garis besar) atau terperinci. Dengan adanya naskah materi, peserta dapat memahami sejak dini ruang lingkup pembicaraan, pokok-pokok permasalahan yang akan dibicarakan maupun gambaran umum transformasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai yang disampaikan. Karena itu, diharapkan para peserta sudah membacanya sebelum session acara dimulai.
Ada kalanya naskah materi tidak dibuat atau tidak diberikan kepada peserta dengan alasan untuk mengefektifkan pembicaraan, menyatukan pemahaman peserta, penanaman nilai-nilai tertentu, terlalu luas lingkup pembicaraannya, faktor kerahasiaan dan lain sebagainya. Namun, sangat disayangkan apabila dilakukan karena alasan Instruktur Pembicara tidak memiliki kemampuan dalam menyusunnya.
Keseluruhan naskah materi, schedule, tata tertib pelatihan dan yang lainnya disusun dalam suatu kompilasi menjadi manual pelatihan. Manual pelatihan bermanfaat dalam membimbing para peserta dan instruktur dalam mengikuti jalannya pelatihan. Dengan adanya manual pelatihan, keseluruhan mata acara, tema materi, instruktur, waktu penyampaian, istirahat, waktu shalat dan lain sebagainya dapat diketahui sejak semula. Manual pelatihan menjadi panduan dalam mengatur jalannya penyelenggaraan acara pelatihan.
|